Pemusnahan Arsip Fisik Subtantif Keimigrasian

Jumat (04/06) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja melaksanakan kegiatan Pemusnahan Arsip Fisik Subtantif Keimigrasian di halaman Kantor Imigrasi. Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai saksi perwakilan dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Hermas Agus), Perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali (Ida Bagus Gede Putra Manuaba dan Putu Astina Purwanti).

Kepala Seksi Teknologi Infomasi dan Komunikasi Keimigrasian (I Made Rusdiko) menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Persetujuan dari Kepala Arsip Nasional Indonesia dan surat Kepala Biro Umum Kementerian Hukum dan HAM, jumlah arsip yang dimusnahkan sebanyak 31.386 berkas, terdiri dari berkas arsip layanan permohonan paspor dari tahun 2013 s/d 2017, layanan izin tinggal kunjungan dari tahun 2013 s/d 2018 dan berkas Layanan Izin Tinggal Terbatas dari tahun 2013 s/d 2015. Pemusnahan arsip tersebut dilakukan dengan cara dirajang.

Herman Agus menyampaikan bahwa pemusnahan arsip subtantif keimigrasian sebaiknya dilaksanakan secara berkesinambungan sesuai dengan  Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 54 Tahun 2016 Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 35 Tahun 2013 tentang Jadwal Retensi Arsip dan Prosedur Penyusutan Arsip di Lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Pemusnahan dilakukan agar ketersediaan ruang penyimpanan arsip memadai dan tidak terjadi penumpukan arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna.(tikim 2021).